Selasa, 17 Juni 2025

TRINITAS DALAM SURAH AN- NISA' 171?

TRINITAS DALAM SURAH AN- NISA'  171? 

Surah An Nisa’ ayat  171

An-Nisa' · Ayat 171

يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ لَا تَغْلُوْا فِيْ دِيْنِكُمْ وَلَا تَقُوْلُوْا عَلَى اللّٰهِ اِلَّا الْحَقَّۗ اِنَّمَا الْمَسِيْحُ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ رَسُوْلُ اللّٰهِ وَكَلِمَتُهٗۚ اَلْقٰهَآ اِلٰى مَرْيَمَ وَرُوْحٌ مِّنْهُۖ فَاٰمِنُوْا بِاللّٰهِ وَرُسُلِهٖۗ وَلَا تَقُوْلُوْا ثَلٰثَةٌۗ اِنْتَهُوْا خَيْرًا لَّكُمْۗ اِنَّمَا اللّٰهُ اِلٰهٌ وَّاحِدٌۗ سُبْحٰنَهٗٓ اَنْ يَّكُوْنَ لَهٗ وَلَدٌۘ لَهٗ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَمَا فِى الْاَرْضِۗ وَكَفٰى بِاللّٰهِ وَكِيْلًا ۝١٧١yâ ahlal-kitâbi lâ taghlû fî dînikum wa lâ taqûlû ‘alallâhi illal-ḫaqq, innamal-masîḫu ‘îsabnu maryama rasûlullâhi wa kalimatuh, alqâhâ ilâ maryama wa rûḫum min-hu fa âminû billâhi wa rusulih, wa lâ taqûlû tsalâtsah, intahû khairal lakum, innamallâhu ilâhuw wâḫid, sub-ḫânahû ay yakûna lahû walad, lahû mâ fis-samâwâti wa mâ fil-ardl, wa kafâ billâhi wakîlâ

Wahai Ahlulkitab, janganlah kamu berlebih-lebihan dalam (menjalankan) agamamu dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah, kecuali yang benar. Sesungguhnya Almasih, Isa putra Maryam, hanyalah utusan Allah dan (makhluk yang diciptakan dengan) kalimat-Nya yang Dia sampaikan kepada Maryam dan (dengan tiupan) roh dari-Nya. Maka, berimanlah kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan, “(Tuhan itu) tiga.” Berhentilah (dari ucapan itu). (Itu) lebih baik bagimu. Sesungguhnya hanya Allahlah Tuhan Yang Maha Esa. Mahasuci Dia dari (anggapan) mempunyai anak. Milik-Nyalah apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Cukuplah Allah sebagai pelindung.

Note: Catatan saya

Berdasarkan   An Nisa 171  di atas, tampak   ada penjelasan yang mengarah kepada kesimpulan akan Tritunggal, yakni, pertama ada  Allah  - yang mengutus Almasih dan kalimatnya Allah - ; kedua, Almasih , ketiga, ruhnya Allah.  Allah, Almasih,  ruh, , itu mirip dengan rumusan iman Kristen Bapa, Yesus dan Roh Kudus. Jadi dalam An – Nisa 171 itu ada ada rumusasan Trinitas (Tritunggal) –

JPS, 17 Juni 2025.

*******

TRINITAS DALAM ALQURAN 

https://youtube.com/shorts/fSfglbMGCQM?si=h3zGkwt8mPbOQVXc

Yohanes Bambang Mulyono

TRINITAS versi ISLAM (MARIA adalah TUHAN?)


Menurut  Pendeta Yohanes Bambang Mulyono, 



Maria adalah Tuhan. Ini tidak benar.  Maria dihormati  dalam konteks hiperdulia.  Diperdulia ini ditunjukan pada para  rasul dan juga Maria. 

Sedangkan   penghormatan untuk Tuhan disevut Latria. 

Maria tidak pernah disembah sebagai Allah (latria).

kita lihat, letak masalahnya di mana.  karena dalam Kekristenan menyakini bahwa  yang disebut Trinitas  adalah bahwa Allah itu satu  (esa = echad0  tetapi terdiri dar riga pribadi: Bapa, Putra dan Roh Kudus. 

Dalam Kekristenan , Maria   bukan Tuhan.  Lalu di mana letak masalahnya. 

Menurut Pendeta YBM), letak masalahnya  adalah pada data historis, yaitu  pada pencatattan . Pencatatan itu tidak dihayati oleh orang Kristen. 

Dulu ada dugaan , ada aliran atau denominasi  atau aliran  bidak dalam Kekristenan , yaitu Kolidirian . Kata Kolidirian itu berasal dari kata Koliris yang berarti  roti 


Orang -orang itu menhormati Maria  dengan memberikan roti. Tetapi  setelah diteliti, ternyata  bidat  inipun  , tidak sampai menempatkan Maria sebagai  Allah.  dalam bentuk latria.  Maria hanya pada  level  hiperdulia. 

Maka  kita bsa simpulkan bahwa  konsep Trinitas  dalam Surat Almaida itu  tidak pernah dipkai oleh Gereja- Gereja   sepanjang masa  dari dahulu sampai sekarang  arena dalam Keritenan itu, Konsrp kekristenan itu dipahami bahwa Allah itu  esa namun ada tiga pribadi, yakni Bapa, Putra dan Roh Kudus. 

Orang Krstenan  tidak  mengimani dan  mengaku  tuduhan Quran sebagaimana yang tertera dalam ALmaida pasal 5 ayat  116  itu sebagai doktrin atau penghayatan  yang  fundamental. 


JPS, 9 Juli 2026. 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar